Pendakian ke Gunung Marapi Sumatera Barat

11:30 PM

Bukittinggi | Pendakian ke Gunung Marapi Sumatera Barat,  "Kamu dinas sambil kerja atau kerja sambil dinas sih?", beberapa teman yang mengenal hobby saya dan pekerjaan saya selalu bertanya seperti itu. Dinas kerja di Bukittinggi kali ini berujung di Puncak Gunung Marapi, Sumatera Barat.

Jika pernah singgah ke kota Bukittinggi atau hanya sekedar lewat, pastinya kamu pernah melihat gunung ini. Gunung Marapi Sumaterat Barat dengan tinggi 2891 mdpl ini sudah sangat memanggil-manggil saya sejak saya tiba di kota ini (jumat 12/06/16), apa lagi gunung ini dapat dilihat langsung dari depan kantor.

Gunung Marapi Sumatera Barat
Gunung Marapi Sumatera Barat dari Sekitar Kantor
Saya rela bekerja lebih kebih keras di hari jumat dan sabtunya untuk lebih mendapatkan waktu lebih banyak istirahat di hari seninnya. Dan weekend pun tiba dan itu artinya sebuat cerita panjang akan dimulai.

Persiapan menuju Gunung Marapi, ini hal penting yang harus mendaki gunung. Bagaimana cara packing dengan benar, apa yang harus dibawa dan lain-lain. Saya hanya membawa sebuah tas daily pack counsina type cochise dengan kapasitas 40 liter, sebuah tas yang bisa di lipat merk eiger dengan pasitas 14 liter, sebuah sleeping bag merk rei, sepasang sarung tangan, topi dingin, syal, bantal udara, sendal gunung eiger dan kaos kaki jari. Sisanya? tenda? matras? senter?, tenang saja, jika ingin naik ke gunung marapi, kalian bisa bawa tangan kosong, kalian tinggal sewa saja peralatannya. Saya punya teman namanya bang Rajib, dia punya semua, dari tenda, carier, kompor, trania, senter, sleeping bag, matras, bahkan baju dan celana. (Rajib +62 85267263435)

Cara packing untuk mendaki gunung yang benar itu yang ringan di taruh di bawah, seperti sleeping bag atau selimut paling bawah tas, kemudian di tengah pakaian dan logistik dan yang paling atas di isi perlengkapan yang akan sering dipakai dan di ambil.

Urutan ini tas saat traking naik gunung

Sabtu sore, tepat jam 07:00pm saya melangkahkan kaki kanan dengan mengucap bismillah dari pos keberangkatan Gunung Marapi Sumbar yang ada di koto baru. Koto baru merupakan pos registrasi pendakian. Hanya IDR 2.000 rupiah pembayaran registrasi per orang. Jika membawa kendaraan di kenakan biaya parkir IDR 5.000/motor dan IDR 20.000/mobil.

Jalur pendakian terbilang aman, karena hanya ada satu jalur dari pos registrasi ini, kemungkinan nyasar kecil, tetapi bukan berarti tidak mungkin, karena saat kabut meyelimudi Gunung Marapi dengan jarak padang pendek bisa mengubah segalanya. Persiapkan kembali semuanya dengan baik.

Dari pos registrasi, akan berjalan menuju pos 1, dan seterusnya. Dari pos 1 atau yang biasa disebut dengan lantai 1, akan dilewati hutan bambu atau yang disebut dengan "parak batuang" oleh penduduk local. Jalanan tanah yang licin dan bebatuan akan menemani perjalanan di jalur ini. Saat injakan kaki berubah dari tanah dan akar menjadi bebatuan, atrinya akan tiba di daerah yang disebuat dengan "pintu angin", sudah dekat dengan batas vegetasi (batas tanaman hidup) yang di depannya adalah cadas (bebatuan yang menjadi leher gunung marapi).

Tibanya saya di cadas gunung marapi sekitar pukul 01:00am waktu setempat, kemudian mendirikan tenda dan mengganti pakaian untuk selanjutnya beristirahat menanti waktu sunrise tiba.

Pendakian menuju puncak gunung marapi saya mulai kembali pada jam 04:00am, saat sampai puncak ternyata ada badai dan saya menutuskan untuk turun kambali. Satu catatan penting yang saya ambil disini, saat mendaki gunung kita harus mempertimbangkan segala sesuatunya, jangan sampai karena keberanian dan mental tinggi justru membahayakan diri.

Saat badai di puncak Gunung Marapi Sumatera Barat

Pendakian ke puncak marapi selanjutnya setelah cerah setelah badai, sekitar pukul 11:00am. Masih sangat saya ingat ketika saya terbangun dan membuka tenda, terlihat Gunung Singgalang berada di depan saya. Sugguh indah, alhamdulillah.

Pemandangan gunung singgalang dari depan camp area cadas

Puncak marapi, "tak terkatakan indahnya", hamparan pasir luas, kawah, puncak merpati, puncak garuda, bendera merah putih, taman edelweiss, danau, awan, laut, kota, jalanan, semua bisa berada dalam satu pandangan mata. Sungguh luar biasa nikmat yang diberikan Allah subhanahu wa ta'ala.

Kawah Gunung Marapi Sumatera Barat

Taman Edelweiss Gunung Marapi Sumatera Barat

Kawah gunung marapi, berhati-hatilah berjalan disekitarnya karena tanah sekitarnya labil. Saya mengitari kawah gunung melaui sisi kiri dari jalur pendakian, menuju puncak garuda, taman edelweiss, puncak merpati dan kemudian turun kembali menduju cadas yang menjadi tempat tenda dipasang.

Danau Singkarak di sisi utara Gunung Matapi

Menikmati indahnya taman edelweiss dan danau singkarak

My Selebration ketika sampai di puncak tertinggi gunung marapi

Cadas marapi sumbar, kembalinya ke camp ground untuk mempersiapkan diri turun, sebaiknya makan terlebih dahulu sebelum menuruni gunung, meski saat menuruni gunung hanya 4 jam di bandingkan saat pendakian sampai 7 jam. Menurun lebih melelahkan.

Cadas camping area


Saya tiba di pos registrasi sekitar pukul 08:00pm, kemudian mengambil kendaraan dan bergegas ke warung sate. ntah mengapa saya sangat ingin makan makanan ini. Setelahnya menikmati indahnya kota bukittinggi dari icon kota ini, jam gadang.

Catatan dari saya untuk para pendaki gunung, sedih rasanya melihat gunung kotor dengan sampah plastik yang berserakan. Di gunung tidak ada pegawai kebarsihan, gunung bukan tempat pembuangan sampah. Bawa sampahmu turun kembali, jaga alam kita.

You Might Also Like

4 komentar

Comments
4 Comments
  1. Mendaki memang menyenangkan, bagi kamu yang masih pemula, ini dia perlengkapan naik gunung yang harus dipersiapkan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sujud syukur saya ucapkan kepada ALLAH SWT dan saya sekeluarga sangat berterima kasih banyak kepada KI WARA atas bantuannya saya bisa mendapatkan dana ghoib dan alhamdulillah BENAR2 berhasil karna sekarang ini kehidupan saya jauh lebih baik dari sebelumnya dan semua utang2 saya sudah pada lunas semua,,!!! jika anda mau bukti bukan rekayasa silahkan hubungi KI WARA 085242894584 ini lah kisah nyata dari saya…beliau juga memberikan pesugihan,jual tujul,uang ghaib,bulu perindu.ATAU BUKA BLOK KI WARA

      Delete
  2. Waaah, keren juga ya, jadi pengen mendaki ke sana.

    ReplyDelete